Mata Hati

Awas Bahaya 666

Author : Pdt. Bigman Sirait | Thu, 25 August 2011 - 10:56 | visits : 6750
Tags : Antikris Doktrin Akhir Jaman Eskatologi
Follow Twitter: @bigmansirait
ANGKA 666 di lingkungan sekelompok umat Kristen adalah angka yang mena-kutkan, atau paling tidak per-lu dicurigai. Apakah itu ada pada nomor plat mobil, atau nomor rumah, dan nomor lain-nya, termasuk dalam sistem barcode. Sebuah usaha jaringan telekomunikasi pernah dituding sebagai antikris karena ada banyak pemakaian angka 6 pada masa promosinya. Apalagi namanya Axis (yang dipaksa baca: antikris). Padahal usaha yang sama sebelumnya hadir di Malasia dengan nama produk Maxis. Dengan mudah terbaca itu adalah nama populer dari; aksi dan maksi (maksimal), bukan antikris. Aneh tapi nyata, tapi itulah kecurigaan berlebihan, sehingga membentuk sebuah opini dalam pikiran. Lihat apa saja dengan segera mencari korelasinya dengan antikris, sehing-ga tampak sekali dipaksakan.

Sebuah buku yang khusus membahas 666 oleh Marry Stewart Relfe, diterbitkan tahun 1982, dengan judul besar “666”, dan diklaim sebagai buku bestseller. Marry telah menulis tentang angka, lalu buku ini tentang tanda. Dalam berbicara tentang waktu kedatangan Tuhan Yesus, dia tak menulis jelas, tapi memberi indikasi jelas. Dengan mengutip Hosea 6: 1-2; Tuhan akan membalut kita dan menghidupkan kita setelah dua hari, dan pada hari yang ketiga Dia akan membangkitkan kita. Lalu ia mengutip 2 Petrus 3: 8, yang mengatakan sehari Tuhan seribu tahun manusia. Maka dua hari menjadi 2.000 tahun, dan hari ketiga menjadi 1.000 tahun. Dia menulis bahwa Allah memakai Jenderal Romawi, Titus, memukul Yahudi dan kita juga tahu dia menghancurkan bait Allah. Ini sudah dinubuatkan oleh Tuhan Yesus sendiri, bahwa tidak akan ada satu puing pun tersisa (Markus 13).

Marry menulis waktunya sudah sangat dekat tanpa menyebut angka. Tapi dengan jelas meng-indikasikan 2 hari sama dengan 2.000, dihitung pemulihan, mulai tahun 70, maka tahun 2070 didapat. Sebuah usaha yang cukup pintar (tanpa menyebut tapi sudah menggiring). Sementara 1000 adalah masa kerajaan 1000 tahun. Lagi lagi sebuah angka, yang kemudian adalah sebuah tahun, sebuah perhitungan tentang waktu, yang tegas Tuhan Yesus Kristus sendiri berkata kepada murid-murid-Nya; tentang waktu itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat juga tidak. Dalam buku 666 juga dikatakan bahwa angka 666 ini monopoli simbol, atau konfigurasi, angka pada barcode yang ada di banyak produk, dan juga semua credit card. Tetapi dikatakan bahwa pemakaian semuanya tidak berdosa. Juga disebut, bukan berarti tanda dari bintang yang disebutkan dalam Wahyu 13. Tidak ada sesuatu yang jahat tentang angka ini, dan bahwa pemakaiannya hanyalah untuk tujuan efesiensi, penandaan daerah, perputaran tagihan atau proses angka, tulisnya. Lalu dilanjutkan, bahwa semua akan tiba pada kartu akhir PIT (Personal Identification Card). Dengan kartu ini semua data Anda lengkap, dan transaksi belanja, dan lain sebagainya, dilakukan juga dengan kartu yang sama (single card). Dan, angkanya, sudah jelas 666. Di sinilah Anda harus mengambil keputusan, katanya.

Marry yang dikenal sebagai pebisnis besar yang sukses, tam-paknya berhitung juga dengan konsekuensi jika mengatakan credit card sebagai alat antikris. Gugatan hukum bisa tiba. Lalu dia mengulurnya menuju kartu akhir (PIT), dan keputusan ter-serah Anda. Sederhana saja menyimpulkannya. Setelah pada bab bab awal mengurai panjang lebar, dari angka dan konfigurasi, 666, pada semua bagian barcode, credit card, dan mengatakan ini berdasarkan hikmat dan bijaksana, ditambah karunia nubuat, ternyata kesimpulan akhirnya sangat kabur. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk berkata ya untuk ya, dan tidak untuk tidak (Matius 5: 37). Tampaknya buku ini berkata ya dan tidak secara bersamaan. Keinginan mengungkap angka tampak kuat, tapi perhitungan bisnis jauh lebih kuat. Seharusnya sebagai buku yang diyakini sebagai nubuat (versi Marry), dan penelitian yang diyakini akurat, kebenaran jangan ditutupi. Katakanlah dengan jelas dosa dan bahaya, pada pemakaian angka 666. Untuk apa menunggu kartu akhir jika sudah mengetahui kartu awal. Justru semua harus dibongkar di awal. Tuhan Yesus juga berkata bahwa apabila engkau menginginkan seorang perempuan maka itu sudah berjinah didalam hatinya. Dosa itu sudah mengintip sejak awal.

Tampaknya semua hal ini tak berlaku dalam buku 666, yang justru diklaim sebagai buku yang peka. Dan akhirnya tak jelas apa yang diinginkan, menolong umat agar mengerti tetapi menyelamatkan bisnis, atau memberi sinyal pada umat dan silahkan mengerti sendiri. Untuk ini, kita dipanggil dan diutus oleh Tuhan Yesus memberitakan Injil dan mengajar umat melakukan kehendak-Nya (Matius 28:19-20). Jelas dan tuntas, bukan sinyal apalagi misteri. Tapi justru sinyal dan misteri inilah yang memenuhi buku 666. Spekulasi soal mata uang Eropa sebagai persatuan 10 negara, juga disorot (klaim tahun 1982 ketika buku ini diterbitkan, dan diyakini 10 itu final).

Saat ini Turki sedang berjuang untuk dapat diterima sebagai anggota MEE. Turki giat mem-bangun diri, dan masuk dalam 15 besar pertumbuhan ekonomi tahun 2011 ini. Turki mencanangkan menjadi 10 besar di tahun 2025, agar memuluskan usaha masuk MEE. Sepertiga dari daratan Turki masuk daratan Eropa, dan dua pertiga berada di Asia kecil. Semua 7 gereja yang ada di kitab Wahyu berada di Turki sekarang. Pulau Patmos tempat Yohanes dibuang sekarang masuk wilayah Yunani. Sementara anggota MEE yang dikenal dengan singkatan PIGS (Portugal, Italia, Grece, Spanyol), sedang dilanda krisis moneter yang parah. Grece atau Yunani bahkan menuju bail out, negara bangkrut jika tak mendapat suntikan dana segar di awal Juli 2011.

Sebuah fakta yang berbeda bukan. Soal nubuatan menurut Alkitab, akan dibahas pada Mata Hati secara tersendiri, begitu juga 666 menurut Alkitab itu sendiri. Jadi dengan membaca buku 666 yang bisa dikatakan menjadi text book bagi mereka yang suka isu ini, jelas bahwa banyak hal yang coba dijelaskan malah semakin tak jelas. Apalagi jika menjadikan ini tanda akhir jaman. Padahal jelas jaman akhir yang dimulai dari kedatangan Yesus yang pertama dan akan berakhir dengan kedatangan Yesus yang kedua (Kisah 1:11), akan berakhir tanpa kita tahu waktunya. Dan bahwa tanda akhir jaman yang mencolok dalam Alkitab, dapat dikatakan sebagai berikut ; 1. Alam (bencana gempa, banjir, dll), 2. Politik (perang, penjajahan, dll), 3. Sosial. (kekerasan, ketidakpedulian, dll), 4. Ekonomi (hamba uang, kemiskinan, kelaparan, dll), 5. Moral (hedonis, egois, individualis, dll), 6. Agama (penyesatan ajaran, nabi palsu, rasul palsu, mesias palsu). Semua ini akan dibalut atas nama kebebasan, di mana hukum Allah akan disingkirkan, dan itu tampak nyata. Misalnya di Amerika tempat tinggal Marry Stewart, homoseks, aborsi adalah legal. Tak perlu mencari tanda terlalu jauh.

Semua memang semakin jelas. Sementara 666 bukan lah isu penting, bahkan dalan surat Yohanes dengan jelas, itu menunjuk sesuatu atau seorang pada masa itu, yang perlu dikenali oleh penerima suratnya. Jangan lupa, bahwa surat Yohanes ditujukan pada jemaat masa itu yang memang mengalami kekerasan dan aniaya pada masa pemerintahan Roma yangn kejam terhadap ke kristenan. Sehingga surat Yohanes yang bernuansa simbol sangatlah mudah dan sederhana dipahami oleh jemaat pada masa itu, namun tidak oleh penguasa. Jika tidak bisa dipahami umat, maka sia sia lah surat Wahyu dari Yohanes ini, paling tidak dimasanya. Dan jika harus dipahami dengan penelitiaan model buku 666 yang ditulis Marry, maka banyak sekali orang Kristen disegala jaman yang tidak akan pernah mengerti. Apakah itu Alkitab? Jelas tidak! Alkitab ditulis dengan inspirasi dari Allah lewat para penulis pilihan Nya, untuk umat yang dikasihi Nya. Allah tidak akan menyimpan rahasia-Nya bagi umat yang dikasihi, namun itu menjadi misteri bagi orang yang tidak mengenal-Nya.

Di Atena Paulus pernah berdiri di Areopagus dan mem-buktikan betapa para filsuf Yunani yang terkenal pintar itu tak mampu memahami berita injil, tetapi juga tak mampu membantahnya. Betapa unggulnya Alkitab. Yang pasti tak seribet analisa buku 666, yang penelitiannya mirip dengan penelitian pada symbol symbol kuno yang mistis dan hanya bisa dipahami orang tertentu (seperti penujum atau “orang pintar” istana). Dan yang penting ayat Alkitab disini hanya menjadi pelengkap, semnatar tafsir sepenuhnya oleh penulis. Yang sehat dan seharusnya, biarlah Alkitab menafsir Alkitab. Kita akan bertemu pada tulisan selanjutnya tentang 666.

See also

jQuery Slider

Comments


Group

Top